Senin, 30 Juni 2008

Gejala Hepatitis B sulit Terdeteksi

Gejala Hepatitis B sulit Terdeteksi

(Jakarta) – Hati – hati dengan penyakit hepatitis B, pasalnya penyakit ini tidak menunjukkan gejala seperti kena penyakit hepatitis B, maka tak heran apabila para penderitanya sama sekali tidak menyadari kalau dirinya telah menderita hepatitis B bahkan bila sudah dalam kondisi kronis sekalipun.

Contoh banyaknya pasien ditemukan tanpa gejala, dan banyak pasien yang diobati malah tak sadar bahwa dirinya sudah sakit, tentunya ini tidak berlaku bagi pasien yang sering chek up setiap tahun, tentunya kemungkinan untuk menjadi kronis tentu bisa dikurangi.

Demikian juga penderita hepatitis B, penyakit ini sulit untuk tentukan gejala-gejalanya, namun hal ini bisa terdeteksi berdasarkan hasil pemeriksaan darah di labotarium. sementara gejala penyakit hepatitis yang mungkin hadir walaupun tidak sering muncul yaitu seperti kelelahan, penurunan napsu makan, demam, diare, perubahan warna urin dan feses, mata dan warna kulit yang tampak menguning.

Seseorang akan dinyatakan positif mengalami hepatitis B oleh dokter bila telah menjalani serangkaian pemeriksaan secara klinis di laboratorium.
Dokter biasanya akan mempertimbangkan sejumlah indikator seperti HBsAg positif (antigen yang menandakan adanya infeksi) atau kenaikan enzim hati (SGOT dan SGPT).Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan nanti, kemudian dokter akan menentukan apakah infeksi ini perlu diobati atau tidak. Sebagai contoh, tidak semua yang memiliki HBsAg positif akan diobati karena harus dilihat dulu dari kelompok mana dan harus dilihat faktor lain yang menyebabkannya.

Sementara itu, seseorang akan dinyatakan mengidap hepatisis B kronik bila ia sudah menderita atau mengidap infeksi selama lebih dari enam bulan. Diagnosa juga didasarkan pada adanya HBV DNA (indikasi replikasi virus aktif) dalam serum, kenaikan enzim hati, bukti histologis serta hasil USG yang menunjukkan proses peradangan hati.
Saat ini, pengobatan hepatiitis B tersedia dalam bentuk oral dan injeksi. Untuk pengobatan oral, pasien sepanjang hidupnya harus meminum obat yang mengganggu kemampuan virus untuk bereplikasi dan menginfeksi sel-sel hati lebih banyak lagi. Di Indonesia, tersedia 4 jenis obat oral yang mendapat lisensi FDA, yakni Entecavir, Lamivudine, Adefovir dan Telbivudine. Sedangkan melalui injeksi, pasien akan diberi interferon atau senyawa sistesis yang menyerupai zat yang dihasilkan tubuh untuk mengatasi infeksi.


Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Farida Ningsih Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-73888872
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

Sabtu, 28 Juni 2008

6 Mitos Makanan Oganik

6 Mitos Makanan Oganik

TREN mengonsumsi makanan organik memang mulai meningkat seiring dengan kesadaran akan betapa pentingnya faktor makanan bagi kesehatan. Sebagian masyarakat bahkan rela mengeluarkan bujet lebih besar demi mendapatkan buah-buahan atau sayuran organik yang di Tanah Air relatif masih terbilang lebih mahal ketimbang jenis biasa.

Mengonsumsi makanan organik secara konsisten diyakini dapat menjadi upaya mempetahankan diri dari ancaman beragam penyakit. Makanan organik dinilai sehat karena pada saat proses penanaman sampai panen tidak mengalami proses kimiawi atau menggunakan bahan sintetik, seperti pestisida, herbisida, pupuk dengan kandungan kimia, penyuntikan hormon atau antibiotik, serta prosesnya tanpa radiasi ionisasi maupun pemodifikasian genetik. Karena itu, proses yang natural tersebut aman untuk dikonsumsi oleh tubuh.

Meskipun menyehatkan, sebenarnya tak semua makanan organik menguntungkan. Ada beberapa mitos seputar makanan organik yang harus diluruskan. Dengan memahaminya, Anda dapat menggunakan makanan organik denga tepat.

1. Organik selalu aman dan baik bagi lingkungan?.
Organik memang ditanam di tanah yang tidak terkontaminasi kandungan kimia atau disiram dengan pestisida dan jenis zat kimia lain seperti halnya lahan pertanian biasa. Namun begitu, sejak lahan pertanian organik hanya memproduksi setengah dari produksi pertania konvensional. Penanaman organik menjad memboroskann lahan dalam penanaman buah da sayuran.

Dennis Avery dari Hudson Institute's Center for Global Food Issues memperkirakan pertanian sistem modern menghemat hingga 15 juta meter persegi pembukaan hutan dan habitat binatang liar. Jika seluruh dunia harus memilih penanaman organik, kita harus mengorbankan hutan hingga 10 juta mil persegi hutan.

2. Organik lebih banyak mengandung nutrisi?
Berbagai studi mengenai makanan organik selalu tidak konsisten. Ada yang menyebut kandungan vitamin C dalam tomat organik lebih ketimbang tomat biasa; ada juga yang menemukan kadar anti-kanker flavonoids pada jagun dan strawberri organik. Namun riset lainnya menyebutkan bahwa makanan organik tidak memiliki keunggulan lebih dalam hal kandungan nutrisi . Apa yang membuat perbedaan mencolok dalam hal kandungan nutrisinya adalah berapa lama ditanam dan disimpan di rak makanan. Bayam misalnya, bia kehilangan setengah dari kadar foliatenya dalam selang waktu sepekan.

3. Organik lebih enak rasanya?
Tidak ada yang bisa mengungkapkannya kecuali dalam sebuan penelitian tentang apel, di mana yang jenis organik memang lebih unggul. Untuk mendapatkan raspberries yang rasanya lebih alami atau asam-manis, Anda harus membelinya di tempat buah itu ditanam, pada musimnya dan tidak disimpan dalam jangka waktu lama. Kenyataannya, buah atau sayuran tidak akan lagi dalam kondisi terbaiknya bila sudah melewati penerbangann yang lama atau melewati proses pelapisan. Belum lagi bila harus tersimpan selama seminggu di pasar atau toko.

4. Tak perlu dicuci terlalu bersih seperti makanan biasa.
Seluruh produk organik, apakah dibeli dari toko grosir atau petani lokal di dekat rumah Anda, tetap rawan akan kontaminasi bakteri seperti E. coli. Tanah dan sumber pengairan yang terkontaminasi E. coli bisa menempel da masuk dalam buah atau sayur. Melon, selada, tauge, tomat, sbayam, daun bawang, bisa tercemar ketik mereka tumbuh dan dekat dengan tanah. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah: Cuci semua produk dengan air yang mengalir.


5. Memakai organik = membantu petani kecil atau perusahaan ramah lingkungan?
Perusahaan-perusahaan raksasa di AS justru berbisnis di sektor organik. General Mills memiliki Cascadian Farms, Kraft berada di belakang Back to Nature dan Boca Burger. Kellogg's memiliki Morningstar Farms, Tingginya permintaan membuat perusahaan-perusahaan ini mengimpor baha-bahan organik semurah mungkin dari negara lain. Meski nilai penjualan produk makanan organik di AS melonjak hingga $1 miliar pada tahun lalu, ironisnya hanya sekitar 16 persen saja yang ditanam di lahan lokal. Dengan CO2 yang dihasilkan dari transportasi, keramahan produk organik bagi lingkungan menjadi dipertanyakan.

6. Organik lebih sehat buat Anda?
Makanan organik tidak lagi menyehatkan bila bentuknya sudah menjadi kripik organik, soda organik atau kue organik. Gula dari tebu organik juga tetaplah gula, keripik dari kentang organik juga tetaplah digoreng.

Sumber : yanagizawa.blogspot.com

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Farida Ningsih Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-73888872
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea

Kamis, 26 Juni 2008

Tips-Tips Untuk Mencegah Macam-Macam Penyakit

Tips-Tips Untuk Mencegah Macam-Macam Penyakit

BERIKUT BEBERAPA TIPS MENGHINDARI PENYAKIT JANTUNG KORONER

* Periksa tekanan darah secara teratur
* Tidak merokok
* Periksa apakah Anda mengidap Diabetes, dan kendalikan kadar
glukosa darah bila Anda mengidap Diabetes
* Pertahankan berat badan yang normal
* Diet rendah kolesterol dan lemak jenuh
* Olahraga secara teratur
* Kurangi dampak stres dengan cara relaksasi
* Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur

:: TIPS MENGURANGI RISIKO PENYAKIT STROKE

* Kendalikan tekanan darah
* Kurangi/pertahankan kadar kolesterol agar tetap dalam batas normal
* Olahraga secara teratur
* Hindari kegemukan
* Tidak merokok
* Kendalikan stres
* Kendalikan diabetes dan penyakit jantung (bila ada)
* Hindari alkohol
* Batasi asupan garam
* Hindari obat-obat golongan amfetamin, kokain, dan sejenisnya
PANEL RISIKO PJK/STROKE
Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL Direk, Trigliserida,
Apo B, Lp(a), Insulin & Glukosa Puasa, Glukosa 2 Jam PP, Status Antioksidan Total, Fibrinogen, ACA (IgA, IgM, IgG), Homocystein, hsCRP
(Konsensus Nasional Pengelolaan Stroke di Indonesia
Buku Pintar Kesehatan : 365 Tips Hidup Sehat, 2003)

:: TIPS MENGHINDARI KELEBIHAN KOLESTEROL

* Pertahankan pola makan sehat dan seimbang dengan
Diet rendah lemak & kolesterol :

* Ganti susu cair biasa dengan skim atau susu tanpa lemak, lemak padat dengan minyak nabati cair, mentega dengan margarine
* Kurangi makan daging, telur dan produk susu
* Hindari kue-kue kering, makanan yang digoreng dan batasi makanan ringan
* Perbanyak konsumsi serat yang larut air seperti gandum, kacang-kacangan, buah-buahan
* Batasi konsumsi alkohol
* Perbanyak konsumsi ikan
* Konsumsi kedelai dan hasil olahannya (susu kedelai, tempe)
* Olahraga sesuai dengan umur dan kemampuan
* Pertahankan berat badan normal
* Tidak merokok

PANEL LEMAK

Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL Direk, Trigliserida, Apo B, Lp(a)

: TIPS UNTUK PENDERITA HEPATITIS

* Hindari konsumsi alkohol
* Hindari obat-obatan yang dapat merusak hati, misalnya acetaminophen
* Diet sehat & seimbang
- Perbanyak buah, sayur, whole grains dan protein bebas lemak
* Latihan fisik secara teratur
* Istirahat cukup
PEMERIKSAAN FUNGSI HATI
GOT, GPT, Gamma GT, Fosfatase Alkali, Bilirubin Total, Bilirubin Direk, Bilirubin Indirek, Protein Elektroforesis, Penanda Hepatitis Virus, dll

:: TIPS UNTUK PENDERITA PENYAKIT OSTEOARTHRITIS

* Lakukan olahraga sesuai kebutuhan dan kemampuan
* Kendalikan berat badan
* Konsumsi makanan sehat
* Berikan kompres panas untuk mengurangi nyeri, relaksasi & melancarkan aliran darah.
* Berikan kompres dingin untuk mengurangi rasa sakit & ketegangan otot saat terjadi kekambuhan
* Pilih alas kaki yang tepat & nyaman
* Lakukan relaksasi dengan berbagai teknik
* Konsumsi obat-obatan sesuai anjuran dokter
* Dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari

- Gunakan alat bantu untuk mengatasi rasa nyeri

- Hindari gerakan yang meregangkan sendi jari tangan

- Sesekali rileks agar tidak terlalu letih

- Gunakan otot & sendi yang paling kuat

- Sebarkan beban pada beberapa sendi

:: TIPS UNTUK PENDERITA PENYAKIT (GOUT)

* Pertahankan berat badan normal
* Diet rendah purin
Hindari konsumsi jeroan (jantung, hati, ginjal, dll), otak, kaldu, daging unggas (bebek, burung), melinjo, sarden dll
Batasi konsumsi daging, ayam, ikan (tongkol, tenggiri, bandeng, bawal), kacang-kacangan, kembang kol, bayam, kacang buncis, kacang polong, dll
* Hindari/batasi minuman yang mengandung alkohol
* Minum banyak air

PEMERIKSAAN LABORATORIUM BAGI PENDERITA GOUT

Asam Urat, Urine Rutin, Urea N, Kreatinin, Panel Lemak

:: TIPS MENCEGAH PENYAKIT GAGAL GINJAL

* Hindari minuman beralkohol
* Hati-hati dalam penggunaan obat tertentu misalnya aspirin, parasetamol, ibuprofen
* Hindari paparan logam berat dalam waktu lama misalnya timah, zat pelarut,
bahan bakar dan senyawa toksik lainnya
* Ikuti saran dokter jika Anda mengalami gangguan kesehatan yang dapat meningkatkan risiko gagal ginjal (Diabetes, Hipertensi)
PEMERIKSAAN FUNGSI GINJAL

:: TIPS MENCEGAH BATU GINJAL

* Minum banyak air
* Ubah pola makan
* Batasi makanan yang kaya oksalat seperti daging, jeroan (hati, ginjal, jantung), ayam, asparagus, strawberry, coklat, bayam, dll
* Diet rendah garam
* Diet rendah protein hewani
* Batasi asupan kalsium, terutama saat perut kosong

PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Urine Rutin, Urea N, Kreatinin, Asam Urat, dll

:: TIPS MENGONTROL TEKANAN DARAH TINGGI (HIPERTENSI)

* Konsultasi dokter
* Periksa tekanan darah secara teratur
* Minum obat secara teratur sesuai anjuran dokter
* Diet rendah garam
* Perbanyak asupan kalium
* Tidak merokok
* Batasi minuman beralkohol
* Pertahankan berat badan ideal
* Olahraga secara teratur
* Atasi stres

PANEL PEMERIKSAAN HIPERTENSI (Evaluasi Awal)

Hematologi Rutin, Urine Rutin, Glukosa Puasa, Glukosa 2 Jam PP, Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL Direk, Trigliserida, Apo B, Urea N, Kreatinin, Asam Urat, Kalium (Serum & Urine 24 jam), Natrium (Serum & Urine 24 jam), Mikroalbumin Kualitatif, Renin (PRA)

PANEL PENGELOLAAN HIPERTENSI

Urine Rutin, Glukosa Puasa, Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL Direk, Trigliserida, Apo B, Urea N, Kreatinin, Asam Urat, Kalium, Natrium, Mikroalbumin Kualitatif

:: TIPS MENCEGAH PENGEROPOSAN TULANG (OSTEOPOROSIS)

* Asupan kalsium yang cukup
* Cukup asupan vitamin D
* Berolahraga
* Hindari merokok
* Batasi alkohol
* Batasi kafein seperti kopi
* Berhati-hatilah menggunakan obat tertentu misalnya steroid, diuretik, antikonvulsan
PANEL OSTEOPOROSIS
Deoxypyridinoline & Osteocalcin atau Deoxypyridinoline & Isoenzim Alkali Fosfatase

:: TIPS MENCEGAH DIABETES MELITUS

* Kontrol kebiasaan makan
* Kendalikan berat badan
* Olahraga secara teratur
* Kelola faktor risiko lain (hipertensi, kadar lemak darah, dll)
* Bagi yang berisiko tinggi : periksa glukosa darah setiap tahun
* Bagi pasien Diabetes Melitus :
Kendalikan kadar glukosa darah (dengan diet, olahraga & obat sesuai
petunjuk dokter) dan periksa secara berkala
PANEL PENGELOLAAN DIABETES MELITUS
Glukosa Puasa, Glukosa 2 Jam PP, HbA1c, Mikroalbumin (Kuantitatif), Kreatinin, Albumin/Globulin, GPT, Cholesterol Total, Cholesterol HDL, Cholesterol LDL Direk, Trigliserida, Fibrinogen, Hematologi Rutin, Urine Rutin

* Hindari rokok dan tembakau
* Diet sehat & seimbang
- Perbanyak makan buah, sayur dan biji-bijian
- Batasi lemak
- Hindari alkohol
* Tetap aktif dan pertahankan berat badan
* Hindari paparan sinar matahari, terutama pada jam 10.00–15.00. Gunakan topi, payung, pakaian pelindung sinar matahari, atau sunscreen bila berada diluar ruangan
* Waspada terhadap zat karsinogenik, misalnya gas, bahan kimia, dll
* Lakukan skrining terhadap jenis kanker tertentu

Sumber : asianherbal.blogspot.com

Sukses Menjadi Konsultan Kesehatan Bersama Farida Ningsih Seorang Leader Melilea Konsultan Call: 021-73888872
Bisnis Organik Konsultasi Kesehatan Tips Hidup Sehat Melilea